Cerita tukang tambal ban lihat Davidson ditembak pelaku perampokan

3084740788.jpg

RamahNewsBerita-Adi, tukang tambal ban SPBU Daan Mogot masih trauma melihat kejadian perampokan dan penembakan terhadap Davidson Tantono pada 9 Juni lalu. Dia masih terbayang-bayang dan tidak percaya melihat langsung peristiwa nahas itu.

“Masih trauma saya, teringat-ingat melihat mayat,” kata Adi di SPBU Daan Mogot saat rekonstruksi, Sabtu (22/7).

Dia tidak mengira bahwa Davidson tengah diikuti para perampok. Ketika itu dirinya tengah memperbaiki ban kendaraan korban. Posisinya jongkok di samping kiri pintu belakang mobil. Sedang Davidson duduk berada di pintu kiri depan.

Tak berapa lama, salah satu perampok tiba-tiba membuka pintu pengemudi dan mengambil tas ransel berisi sejumlah uang. Kemudian Davidson berusaha merebut tas itu kembali. Dia sempat mendorong pelaku hingga terjatuh. “Saya bantuin pas dorong-dorong,” kata Adi.

Ketika ingin membantu, Adi melihat pelaku membawa pistol. “Awalnya enggak lihat ada pistol, terus saya langsung lari pas lihat ada pistol,” terangnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s